Puskesmas Sumberaji menggelar kegiatan peningkatan kapasitas kader posyandu pada Kamis, 30 April 2026 bertempat di aula Puskesmas Sumberaji. Kegiatan ini diikuti oleh kader posyandu dari berbagai desa di wilayah kerja Puskesmas Sumberaji dengan penuh antusias dan semangat. Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat desa. Kader posyandu memiliki peran penting sebagai mitra tenaga kesehatan dalam pelaksanaan program promotif dan preventif di masyarakat. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas kader perlu dilakukan secara berkala agar pelayanan kesehatan di masyarakat dapat berjalan lebih optimal. Melalui kegiatan ini, diharapkan kader posyandu semakin aktif dan mampu memberikan edukasi kesehatan secara tepat kepada masyarakat.

Sebelum kegiatan pembekalan dimulai, peserta terlebih dahulu mengikuti kegiatan Pemeriksaan Kesehatan Gratis yang diselenggarakan oleh Puskesmas Sumberaji. Pemeriksaan tersebut meliputi pengecekan kondisi kesehatan dasar sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan para kader posyandu. Kegiatan ini juga menjadi upaya deteksi dini berbagai faktor risiko penyakit sehingga kondisi kesehatan kader tetap terpantau dengan baik. Antusiasme peserta terlihat tinggi karena layanan pemeriksaan dapat diakses secara langsung dan gratis.

Setelah kegiatan pemeriksaan kesehatan, acara dilanjutkan dengan pembekalan mengenai Pemberian Makanan Tambahan (PMT) lokal. Dalam sesi ini, kader diberikan edukasi mengenai pentingnya pemenuhan gizi keluarga, khususnya bagi balita dan ibu hamil. Peserta juga mendapatkan pemahaman tentang pemanfaatan bahan pangan lokal yang bergizi, mudah diperoleh, dan dapat diolah menjadi menu sehat bagi keluarga. Pembekalan PMT lokal menjadi salah satu langkah penting dalam mendukung upaya pencegahan stunting di masyarakat.
Kegiatan berikutnya ialah edukasi cek produk BPOM yang bertujuan meningkatkan pemahaman kader mengenai pentingnya memilih produk yang aman dan telah memiliki izin edar resmi. Kader diberikan penjelasan mengenai cara memeriksa legalitas produk makanan, minuman, kosmetik, maupun obat-obatan agar masyarakat lebih bijak dalam menggunakan produk kesehatan. Edukasi ini diharapkan mampu membantu kader dalam memberikan informasi yang benar kepada masyarakat terkait keamanan produk.
Selain itu, peserta juga mendapatkan edukasi mengenai krisis bencana dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi kondisi darurat. Materi ini diberikan untuk meningkatkan pemahaman kader mengenai langkah-langkah dasar yang perlu dilakukan saat terjadi bencana di lingkungan sekitar. Kader diharapkan dapat menjadi penggerak edukasi kesiapsiagaan bencana di tingkat desa sehingga masyarakat lebih siap menghadapi situasi darurat.
Kegiatan juga diisi dengan evaluasi kader posyandu sebagai sarana untuk mengetahui berbagai kendala dan tantangan yang dihadapi selama pelaksanaan kegiatan di lapangan. Dalam sesi ini, para kader dapat menyampaikan pengalaman, masukan, dan berbagai kebutuhan yang diperlukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan posyandu. Diskusi berlangsung aktif dan interaktif sehingga tercipta komunikasi yang baik antara kader dan tenaga kesehatan Puskesmas Sumberaji.
Sebagai penutup, peserta mendapatkan edukasi mengenai pencegahan kanker payudara dan kanker serviks. Materi ini diberikan untuk meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya deteksi dini dan penerapan pola hidup sehat dalam mencegah penyakit kanker pada perempuan. Kader posyandu diharapkan dapat meneruskan edukasi tersebut kepada masyarakat sehingga kesadaran pemeriksaan kesehatan perempuan semakin meningkat.
Puskesmas Sumberaji berharap kegiatan peningkatan kapasitas kader posyandu ini dapat memberikan manfaat nyata bagi kader maupun masyarakat di wilayah kerja puskesmas. Dengan pengetahuan dan keterampilan yang terus ditingkatkan, kader posyandu diharapkan mampu menjadi mitra kesehatan yang aktif dalam mendukung terciptanya masyarakat yang sehat, mandiri, dan sejahtera.